Peristiwa
Sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945
Upaya-Upaya
Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia
1. Janji Perdana Menteri Koiso
Pada akhir perang dunia II, Jepang
mulai mengalami banyak kekalahan di berbagai medan pertempuran dari Sekutu.
Beberapa wilayah yang telah berhasil diduduki Jepang dapat diambil alih kembali
oleh sekutu. Jepang merasa bahwa pasukannya itu sudah tidak mampu lagi
mengimbangi Sekutu. Oleh karna itu, Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada
bangsa Indonesia supaya rakyat Indonesia tidak melawan dan bersedia membantu melawan
sekutu.
Perdana
Menteri kuniaki Koiso dalam pidatonya pada tanggal 7 September 1944
memberikan janji kepada rakyat indonesia “ Janji kemerdekaan Indonesia kelak di
kemudian hari”. Pernyataan Koiso tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Janji
Koiso, janji tersebut dinyatakan di depan sidang Teikoku Ginkai (parlemen
Jepang). Tujuan dikeluarkan janji Koiso adalah sebagai berikut : “agar rakyat
Indonesia tidak mengadakan perlawanan terhadap jepang” .
2. Pembentukan BPUPKI
Jepang meyakinkan bangsa Indonesia tentang
janji kemerdekaan dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). BPUPKI dalam bahasa Jepangnya disebut Dokuritsu
Junbi Cosakai. Susunan anggota BPUPKI di umumkan pada tanggal 29 April 1945.
Upacara pelantikan BPUPKI dilaksanakan di Gedung Cuo Sangi In di Pejambon
Jakarta (sekarang Gedung Departemen Luar Negeri ). Adapun susunan pengurus dan
anggota BPUPKI yaitu sebagai berikut.
Ketua : Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
Wakil
: 1. Ichibangase (merangkap kepala badan perundingan)
2. R.P Suroso
Kepala Sekretariat :
R.P. Suroso
Wakil Kepala Sekretariat : 1. Mr. A.G Pringgodigdo
2. Toyohito Masuda
Anggota:
67 orang terdiri dari : 1. 54 orang Indonesia
2. 4 orang golongan cina
3. 1 orang golongan arab
4. 1 orang peranakan Belanda
5. 7 orang Jepang tanpa hak suara
Acara peresmian BPUPKI dihadiri oleh dua pejabat Jepang, yaitu : Jendral Itagaki dan Letnan Jendral Nagano. Peristwa
peresmian tersebut membangkitkan semangat anggota BPUPKI dalam usahanya
mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia.
3. Perumusan Dasar Negara
BPUPKI
mulai bersidang pada
tanggal 29 Mei sampai dengan 1 juni 1945. Agenda sidang merumuskan dasar Negara
dan undang-undang dasar. Kemudian dilanjutkan sidang BPUPKI II pada tanggal 10
- 17 Juli 1945.
Sidang BPUPKI I bertujuan untuk
merumuskan dasar Negara. Para pesrta sidang mendengarkan pidato dari beberapa
tokoh pergerakan nasional, di antaranya adalah Mr.Muh.Yamin, Prof.Dr.Mr.Supomo dan Ir. Soekarno. Pada tanggal
29 Mei 1945, Muh,Yamin mengumumkan lima asas dasar Negara kebangsaan Republik
Indonesia, yaitu peri kebangsaan, peri
kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.
Sidang pada tanggal 31
Mei 1945 Prof.Dr.Mr. Supomo mengemukakan lima prinsip dasar Negara yang dinamakn dasar Negara
Indonesia merdeka. Lima prinsip tersebut adalah persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, dan
keadilan rakyat. Selanjutnya, pada tanggal 1 Juni 1945 Ir.soekarno
mengemukakan lima dasar Negara Indonesia yang disebut dengan pancasila. Oleh
karna itu pada tanggal 1 Juni dikenal sebagai hari lahirnya pancasila.
Pada tanggal 22 Juni
1945, panitia Sembilan melahirkan rumusan yang berkaitan dengan maksud dan
tujuan pembentukan Negara Indonesia merdeka. Mr. Muh.Yamin menamakan rumusan
ini dengan nama Piagam Jakarta (Jakarta Charter)
Rumusan
tersebut adalah seagai berikut.
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi
pemeluk-pemeluknya.
2. Dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3. Persatuan Inndonesia.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan.
5. Mewujudkan suatu kehadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam sidang BPUPKI II
dibahas rancangang undang-undang dasar, termasuk mengenai pembukaan (preambut)
oleh panitia perancangan UUD yang diketuai oleh Ir. Soekarno yang beranggotakan
21 orang. Pada tanggal 14 Juli 1945, BPUPKI melaksanakan sidang untuk menerima
laporan dari Ir. Soekarno selaku ketua Panitia Sembilan. Laporannya berisi tiga
keputusan sebagai berikut.
1. Pernyataan Indonesia Merdeka
2. Pembukaan UUD (diambil dari Piagam Jakarta )
3. Batang Tubuh UUD.
4.
Pembentukan PPKI
BPUPKI dianggap telah menyelesaikan
tugasnya sehingga Jepang membubarkan
BPUPKI dan membentuk PANITIA PERSIAPAN
KEMERDEKAAN INDONESIA (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai pada tanggal 17
Agustus 1945. Angkota PPKI 1945 berjumlah 21 orang tanpa sepengetahuan Jepang
ditambah enam anggota yang dapat mewakili rakyat Indonesia. PPKI dipimpin oleh
Ir. Soekarno dengan wakilnya, Moh, Hatta dan penasihatnya, serta Ahmad Subarjo.
Badan ini diresmikan pada tanggal 9 Agustus 1945 di Dalat, Saigon oleh Jendral
Terauchi selaku panglima armada Jepang untuk Asia Tenggara.
Berikut Soal dan Pembahasan Tentang Materi Upaya-Upaya Mempersiapkan
Kemerdekaan Indonesia
1.
Kapan Janji Koiso di Umumkan oleh Perdana Menteri Kuniaki Koiso ?
Jawab
: ………………………………………………………
Pada
tanggal 7 September 1944
2. Kapan Susunan anggota BPUPKI diumumkan ?
Jawab : ………………………………………………………
Pada tanggal 29 April 1945
3. Dalam Acara peresmian BPUPKI dihadiri oleh
dua pejabat Jepang, yaitu…..
Jawab : ………………………………………………………
Jendral Itagaki dan Letnan Jendral Nagano.
4. BPUPKI mulai bersidang pada tanggal 29 Mei
sampai tanggal ?
Jawab : ………………………………………………………
1 Juni 1945
5. Siapakah yang mengemukakan lima asas dasar
Negara kebangsaan Republik Indonesia yaitu
yang salah satunya , pri kebangsaan ?
Jawab : ………………………………………………………
Muh.Yamin
6. Sebutkan salah satu rumusan dari Piagam
Jakarta ?
Jawab : ………………………………………………………
Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi
pemeluk-pemeluknya.
7. Kapan berlangsungnya sidang BPUPKI II ?
Jawab : ………………………………………………………
10 Juli sampai 17 Juli 1945
8. Pada tanggal 14 Juli 1945, BPUPKI
melaksanakan sidang untuk menerima laporan dari Ir.
Soekarno selaku ketua Panitia Sembilan.
Laporannya berisi tiga keputusan, sebutkan tiga
keputusan yang dimaksud ?
jawab :
………………………………………………………
1. Pernyataan Indonesia Merdeka
2. Pembukaan UUD (diambil dari Piagam Jakarta )
3. Batang Tubuh UUD.
9.
Sebutkan kepanjangan dari PPKI ?
Jawab :
………………………………………………………
Panitia
Persiapan Kemerdekaan Indonesia
10. Kenapa BPUPKI dibubarkan dan diganti oleh
PPKI ?
Jawab :
………………………………………………………
Karena BPUPKI
dianggap telah menyelesaikan tugasnya sehingga jepang membubarkan BPUPKI dan
membentuk PPKI.
Demekian artikel ini telah kami buat, supaya bermanfaat bagi wawasan anda
untuk lebih jelas kunjungi peristiwa penting menjelang Proklamasi KemerdekaanIndonesia. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan anda. (:
0 Response to "Soal dan Pembahasan Tentang Materi Upaya-Upaya Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia "
Post a Comment