Perkembangan Politik Dan Ekonomi Pada Masa Awal
Kemerdekaan
A. Keadaan
Politik pada Awal Kemerdekaan Indonesia
Negara Indonesia pada saat berdiri belum memiliki pemimpin dan pemerintah
yang berdaulat. Oleh karna itu, sesegera mungkin dibentuk alat kelengkapan dan
keamanan Negara. PPKI merupakan lembaga yang memiliki wewenang tersebut. Untuk
itu, PPKI mengadakan beberapa kali sidang sebagai berikut.
1.
Sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945
Agenda Sidang pertama PPKI adalah pemilihan
presiden dan wakil presiden. Otto
Iskandardinata mengusulkan agar pemilihan presiden dan wakil presiden
dilakukan secara aklamasi dan Otto
Iskandardinata mengajukan Soekarno menjadi presiden dan Moh. Hatta sebagai
wakil presiden.
Sidang juga berhasil memutuskan pembentukan
sebuah Komite Nasional untuk membantu presiden selama MPR dan DPR bbelum
terbentuk. Rumusan pancasila yang
autentik (asli dan resmi ) adalah rumusan yang termuat dalam pembentukan UUD
1945. Rumusan dasar Negara yang diajukan
BPUPKI dan panitia Sembilan (Piagam Jakarta) hanya merumuskan konsep.
Berikut Hasil keputusan Sidang Pertama PPKI
a.
Mengesahkan Undang-Undang Dasar yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh
BPUPKI. Undang-undang dasar inilah yang dikenal sebagai UUD 1945.
b.
Memilih Ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Moh Hatta sebagai wakil
pesiden.
c.
Sebelum dibentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk sementara waktu
tugas presiden dibantu oleh Komite Nasional.
2. Sidang PPKI Tanggal 19
Agustus 1945
Pada tanggal 19 Agustus 1945, PPKI
mengadakan sidang kedua. Sidang membahas pembentukan Komite Nasional indoensia
Pusat (KNIP) yang berfungsi sebagai perwakilan rakyat sebelum DPR hasil
pemilihan umum terbentuk. Sebelum rapat pleno, Presiden Soekarno menugaskan
panitia kecil untuk membahasan susunan kementerian. Panitia kecil ini diketahui
Ahmad Subarjo dengan anggotanya Sutarjo Kartohadikusumo dan Kasman Singodimejo.
Susunan kementeriannya adalah dua belas menteri yang memimpin departemen dan
empat menteri Negara.
Presiden Soekarno juga menugaskan panitia
kecil untuk membahas pembagian wilayah provinsi. Panitia kecil ini terdiri dari
Otto Iskandardinata (ketua), Ahmad Subarjo, Sayuti Melik, Iwa Kusuma Sumantri,
Wiranta Kusumah, Dr. Amir, A.A. Hamidhan
,Dr. Sam Ratulangi, dan Mr. I Gusti Ketut Puja.
Hasil Pembahasan panitia kecil ini memutuskan untuk membagi wilayah
Republik Indonesia menjadi delapan provinsi yang masing-masing provinsi
dipimpin oleh seorang Gubendur.
a. Sumatra : Teuku Mohammad Hassan
b.
Jawa Barat : Sutarjo
Kartohadikusumo
c.
Jawa Tengah : R. Panji Suroso
d.
Jawa Timur : R.A Suryo
e.
Sunda Kecil : Mr. I Gusti Ketut
Puja
f.
Maluku : Mr. J.
Latuharhary
g.
Sulawesi : Dr.G.S.S.J.
Ratulangi
h.
Kalimantan : Ir. Pangeran
Mohammad Noor
3. Sidang
PPKI Tanggal 22 Agustus 1945
a.
Pembentukan KNI
KNI terdiri dari Komite Nasional
Indonesia Pusat (KNIP) yang berkedudukan di Jakarta dan Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID)
di provinsi. Pembentukan KNIP secara resmi diumumkan pada tanggal 25 Agustus
1945 dan dilantik pada tanggal 29 Agustus 1945 di Gedung Kesenian, pasar Baru
Jakarta.
KNIP menyelenggarakan rapat pada
taggal 16 Oktober 1945. Ketika itu wakil Presiden RI mengeluarkan Maklumat No.
X yang isinya meberikan kekuasaan dan wewenang legislatif kepada KNIP untuk
ikut menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebelum MPR terbentuk.
b.
Pembentukan PNI (Partai Nasional Inodnesia)
Awalnya
PNI dinetuk sebagai partai tunggal di Indonesia, tetapi keputusan itu ditunda sampai
tanggal 31 Agustus 1945. Akan tetapi, kemudian muncul maklumat tanggal 31
Agustus 1945 yang menyatakan pembentukan partai Nasional Indonesia ditunda
karena segala kegiatan dicurahkan untuk komite nasional.
c.
Pembentukan BKR ( Badan Keaman Rakyat)
Badan Keamanan Rakyat (BKR) dibentuk
pada tanggal 23 Agustus 1945. BKR dibentuk sebagai pengganti Badan Penolong Korban Perang (BPKP). BKR
terdiri dari BKR pusat dan BKR daerah. Adapun tugas dari BKR adalah penjaga keamanan
umum di daerah-daerah di bawah koordinasi KNI daerah. Para pemuda juga kurang
setuju dengan pembentukan BKR. Mereka menghendaki pembentukan tentara naisonal.
Pada tanggal 5 Oktober 1945 dikeluarkan maklumat pemerintah yang menyatakan
berdirinya Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Sebagai pimpinan TKR ditunjuk
Supryadi. Supryadi ditunjuk sebagai pemimpin tertingi TKR ternyata tidak pernah
muncul. Jabatan itu pada akhirnya dipegang oleh Kolonel Sudirman.
Berikut Soal dan Pembahasan tentang Materi Keadaan
Politik pada Awal Kemerdekaan Indonesia
1.
Sebutkan hasil keputusan Sidang Pertama PPKI ?
Jawab :
……………………………………………………………
a.
Mengesahkan Undang-Undang Dasar yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh
BPUPKI. Undang-undang dasar inilah yang dikenal sebagai UUD 1945.
b.
Memilih Ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Moh Hatta sebagai wakil
pesiden.
c.
Sebelum dibentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk sementara waktu
tugas presiden dibantu oleh Komite Nasional.
2.
Sebutkan kepanjangan dari (KNIP) yaitu ...
Jawab : …………………………………………………………...
Komite Nasional Indonesia Pusat
3. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat
( KNIP ) berfungsi sebagai ?
Jawab : …………………………………………………………...
Perwakilan rakyat sebelum DPR hasil pemilian umum terbentuk
4. Hasil Pembahasan panitia
kecil ini memutuskan untuk membagi wilayah Republik Indonesia menjadi delapan
provinsi yang masing-masing provinsi dipimpin oleh seorang Gubendur, provinsi
Sumatra dipimpin oleh Gubernur ?
Jawab :
…………………………………………………………….
Teuku Mohammad
Hassan
5.
Pembentukan KNIP secara resmi diumumkan pada tanggal ?
Jawab :
……………………………………………………………
25 Agustus
1945 dan dilantik pada tanggal 29 Agustus 1945 di Gedung kesenian, Pasar Baru
di Jakarta.
6.
Kapan KNIP menyelenggarakan rapat ?
Jawab :
…………………………………………………………….
16 Oktober
1945
7.
Sebutkan kepanjangan BKR ?
Jawab :
………………………………………………………....
Badan Keamanan
Rakyat
8. Kapan dibentuk ( BKR ) Badan Keamanan
Rakyat ?
Jawab : ………………………………………………………....
Pada tanggal 23 Agustus 1945
9. Apakah tugas BKR ?
Jawab : ………………………………………………………....
Sebagai penjaga keamanan umum di
daerah-daerah di bawah koordinasi KNI Daerah.
10.
Sebutkan Kepanjangan dari ( TKR ) ?
Jawab : ………………………………………………………....
Tentara Keamanan Rakyat
Demikian Soal dan Pembahasan tentang
Materi Keadaan Politik pada Awal Kemerdekaan Indonesia. Kami banyak mengucapkan
Terima Kasih atas kunjungan Anda. JJ **
0 Response to "Soal dan Pembahasan tentang Materi Keadaan Politik pada Awal Kemerdekaan Indonesia"
Post a Comment