1. Keadaan Ekonomi Keuangan Pada Awal
Kemerdekaan
Pada awal kemedekaan perekonomian Negara Indonesia memburuk. Memburuknya
keadaan ekonomi dan keuangan itu disebabkan karena hal-hal sebagai berikut.
A. Mewarisi
sistem Ekonomi Jepang
Negara Republik Indonesia yang baru saja berdiri mewarisi keadaan ekonomi
yang sangat kacau dari jepang. Pemerintah militer jepang di Indonesia
menerapkan suatu kebijakan pengerahan sumber daya ekonomi untuk mendukung
pasukan jepang dalam Perang Pasifik. Akibatnya terjadi perombakan besar-besaran
dalam struktur ekonomi masyarakat. Kesejahteraan rakyat Indonesia menjadi
merosot.
B. Adanya
Inflasi
Terjadinya Inflasi disebabkan peredaran mata uang Jepang yang tidak
terkendali, yaitu sekitar 4 miliar dengan perkiraan yang beredar di jawa
sebesar 1,6 miliar. Jumlah itu mengalami penambahan ketika pasukan Sekutu
berhasil menduduki beberapa kota besar di indoensia dan menguasai beberapa
bank. Dari bank-bank itu Sekutu
mengedarkan uang sekitar 2.3 miliar untuk keperluan operasinya.
C. Kas Negara
Kosong
Penghasilan pemerintah Indonesia pada saat itu hanya berasal dari
produksi pertanian. Pajak dan bea sangat berkurang sehingga pendapatan
pemerintah semakin tidak sebanding dengan pengeluarannya. Petani menjadi tulang
punggung pemerintah RI di bidang perekonomian sehingga Negara Indonesia masih
bisa bertahan, walaupun keadaan ekonomi sangat buruk.
D. Blokade
Ekonomi oleh Belanda
Belanda menghitungkan bahwa dengan senjata ekonomi akan dapat merobohkan
RI. Pada bulan November 1945 Blokade laut mulai dilakukan, dengan jalan menutup
pintu keluar masuk perdagangan RI.
Adanya tujuan dilakukannya Blokade oleh Belanda adalah sebagai berikut.
1. Untuk
mencegah masuknya senjata dan peralatan militer ke Indonesia.
2. Mencegah dikeluarkannya hasil-hasil perkebunan milik Belanda dan milik
asing lainnya.
3. Melindungi bangsa Indonesia dari tindakan dan perbuatan yang dilakukan
oleh bukan bangsa indonesa.
Blokade ini menyebabkan barang-barang
dagangan milik pemerintah RI tidak dapat di ekspor dan hanya
dibumihanguskan.selain itu, Indonesia juga kekurangan barang barang impor yang
sangat dibutuhkan.
Berikut
contoh Soal dan Jawaban Tetang Materi Keadaan Ekonomi Keuangan Pada Awal
Kemerdekaan.
1. Terjadinya Inflasi disebabkan oleh ?
Jawab : …………………………………………………..
peredaran mata uang Jepang yang tidak terkendali.
2. Kelompok masyarakat yang paling menderita
akibat inflasi diatas adalah..
Jawab : …………………………………………………..
Petani karena petanilah yang paling banyak menyiman mata uang
Jepang.
3. Blokade laut mulai dilakukan pada bulan ?
Jawab : …………………………………………………..
November 1945
4. Sebutkan salah satu tujuan Belanda melakukan
Blokade ?
Jawab : …………………………………………………..
Mencegah
dikeluarkannya hasil-hasil perkebunan milik Belanda dan milik asing lainnya.
5.
Adanya Blokade ini menyebabkan …………..
Jawab : …………………………………………………..
Barang-barang
dagangan milik pemerintah RI tidak dapat di ekspor dan hanya dibumihanguskan.
2. Usaha Mengatasi Keadaan Ekonomi Keuangan pada Awal
Kemerdekaan
A.
Pemberlakuan Tiga Mata Uang di Indonesia
Pada saat diploklamsikan, negar Republik Indonesia belum memiliki mata
uang sendiri dan terjadi peredaran mata uang jepang yang tidak terkendali
ditambah dengan pemberlakuan uang NICA. Oleh karna itu , pemerintah Indonesia
mengeluarkan kebijakan untuk menetapkan tiga mata uang di wilayah RI, yaitu
mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang
penduduk jepang.
B. Melakukan
Pinjaman Nasional
Menteri Keuangan Ir. Surachman atas persetujuan Badan Pekerja Komite
Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP) mengeluarkan seruan untuk melakukan pinjaman
nasional yang akan dibayarkan kembali selambat-lambatnya 40 tahun. Rakyat
merespons positif kebijakan ini dengan mendatangi Kantor Bank Tabungan Pos dan
Pegadaian untuk meminjamkan uangnya kepada Negara.
C. Membentuk
Bank Negara Indonesia
Pada tanggal 1 November 1946, pemerintah Indonesia membentuk Bank Negara
Indoenesia. Tujuan kebijakan ini untuk melaksanakan koordinasi dalam pengurusan
bidang ekonomi dan keuangan. Bank ini pada awalnya adalah Yayasan Pusat Bank
yang didirikan oleh Margono joyohadikusumo
pada bulan juli 1946. Tugas Bank Negara
Indonesia adalah mengatur nilai tukar ORI dengan valuta asing.
D. Usaha
Menembus Blokade Ekonomi
Kebijakan pemerintah Indonesia untuk menembus blokade ekonomi Belanda
dilaksankan dengan melakukan beberapa usaha. Usaha-usaha tersebut sebagai
berikut.
1. Memberikan
Bantuan Beras kepada India
Bantuan besar indonesia kepada pemerintah india bersifat politis dari
ekonomis. Ketika mendengar kabar kelaparan sedang melanda india, pemerintah RI
segera menyatakan kesediaanya untuk membantu pemerintah india dengan
mengirimkan 500.000 ton beras. Harga yang ditawarkan sangat rendah.
Dengan sebaliknya, india menjanjikan akan mengirimkan bahan pakaian yang
sangat dibutuhkan oleh rakyat Indonesia. Keuntungan politik pemerintah RI
adalah terjalinya hubungan dekat antara India dan Indonesia.
2. Mengadakan
Hubungan Dagang Langsung dengan Luar Negeri
Indonesia menjalin hubungan dengan perusahaan swasta Amerika, yaitu Isbrantsen
Inc. Usaha itu dirintis oleh Banking and Trading Corporation (BTC), suatu badan
perdagangan semi-pemerintah yang dipimpin oleh Dr. Sumitro Joyohadikusumo dan Dr.
Ong Eng Die. Amerika Serikat bersedia membeli barang-barang ekspor dari
Indonesia seperti gula, karet, the, dan sebagainya. Kapal Isbrantsen Inc. yang masuk ke Pelabuhan
Cirebon adalah kapal Martin Behrmann
yang mengangkut barang-barang pesanan RI dan akan memuat barang – barang ekspor
dari RI. Akan tetapi, kapal itu dicegat oleh kapal Angkatan Laut Belanda dan
diseret ke Pelabuhan Tanjung Priuk. Seluruh muatannya disita Belanda.
3. Membentuk
Indonesia Office (Indof)
Indonesia Office (Indof) merupakan perwakilan resmi Indonesia di
singapura. Lembaga ini dibentuk pada tahun 1947. Tugasnya adalah memperjuangkan
kepentingan luar negeri Indonesia, menembus blokade Belanda, serta melakukan
perdagangan barter.
4. Membentuk
Kementerian Pertahanan Usaha Luar Negeri
( KPLULN)
Kementerian pertahanan membentuk perwakilannya di laur negeri yang
disebut Kementerian Pertahanan Usaha Luar Negeri ( KPLULN). Lembaga ini
dipimpin oleh Ali Jayengprawiro. Tugas
pokok lembaga ini adalah membeli senjata dan perlengkapan Angkatan Perang.
Pelaksana usaha menembus blokade ini adalah John Lie,O.P. Koesno, Ibrahim Saleh , Dan Chris
Tampenawas. Dalam kurun waktu tahun 1946, Belanda hanya berhasil menduduki
Pelabuhan Belawan saja.
Contoh Soal dan Jawaban Tentang
Materi Usaha Mengatasi Keadaan Ekonomi Keuangan pada Awal Kemerdekaan
1. Sebutkan
tiga mata uang yang dikeluarkan oleh pemerintahan Indonesia di wilayah RI ?
Jawab :
…………………………………………………………
Mata uang De
Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang penduduk
jepang
2. Pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru yang disebut dengan ?
Jawab :
…………………………………………………………
Oeang Republik
Indonesia
3. Sebutkan
kepanjangan dari BP-KNIP ?
Jawab :
…………………………………………………………
Badan Pekerja
Komite Nasional Indonesia Pusat
4. Tugas Bank
Negara Indonesai adalah ?
Jawab :
…………………………………………………………
Mengatur nilai
tukar ORI dengan valuta asing
5. Pemerintah
RI menyediakan berapa ton beras untuk membantu pemerintah india?
Jawab :
…………………………………………………………
500.000 ton
beras.
6. Indof merupakan perwakilan resmi Indonesia di Singapura, sebutkan
kepanjangan dari Indof ?
Jawab :
…………………………………………………………
Indonesia
Office
7. Siapakah
yang mendirikan Yayasan Pusat Bank ?
Jawab :
…………………………………………………………
Margono
joyohadikusumo
8. Kapan
didirikan Yayasan Pusat Bank ?
Jawab :
…………………………………………………………
Pada bulan
Juli 1946
9. Indonesia
menjalin hubungan dengan perusahaan swasta Amerika, yaitu…
Jawab :
…………………………………………………………
Isbrantsen Inc.
10. Sebutan Tugas pokok lembaga KPLULN ?
Jawab : …………………………………………………………
Membeli senjata dan perlengkapan Angkatan Perang.
Demekian
artikel ini telah Saya buat, Saya mengucapkan banyak terima kasih atas
kunjungan anda.
0 Response to "Keadaan Kehidupan Ekonomi Pemerintahan Indonesia"
Post a Comment